Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

40 Hektar Lebih Sawah di Binong Pamarayan mengalami Puso, Dok (Pung/Totalbanten.com)

40 Hektar Lebih Sawah di Binong Pamarayan mengalami Puso, Dok (Pung/Totalbanten.com)

“Yang paling utama itu air. Kalau pupuk masyarakat tetap beli meski susah. Tapi kalau air tidak ada, petani tidak bisa berbuat apa-apa. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pengadaan air yang stabil, sehingga saat musim kemarau sawah tetap bisa dialiri irigasi,” ujarnya.

Ali mengungkapkan, dari total lahan terdampak, sekitar 80 persen tanaman padi mengalami gagal panen. Kondisi terparah terjadi di Blok 2, Blok 3, Blok 10, dan Blok 12. Hanya sebagian kecil sawah di Blok 1 yang masih bisa dipanen karena mendapat pasokan air dari jaringan irigasi.

BACA JUGA :  Viral! Pengolahan Limbah di Kragilan Dibekingi, Pihak PT IKPP Klarifikasi

“Gagal panen hampir 80 persen. Yang masih bisa panen hanya sekitar 10 persen di Blok 1 karena ada irigasi,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kondisi tersebut, Ali mempertanyakan efektivitas program yang dijalankan dinas pertanian, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar petani, yakni penyediaan air untuk lahan persawahan.

“Kami ingin tahu program apa saja yang sudah dijalankan untuk kelompok tani di Desa Binong. Sudah tepat sasaran atau belum? Karena yang paling dibutuhkan petani saat ini adalah air,” ujarnya.

BACA JUGA :  1.000 Anak Yatim di Kabupaten Serang Sumringah Terima Santunan di Momen Nuzulul Qur'an

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru