Riwayat Pencemaran Sungai Ciujung: PT Cipta Paperia Berulang Kali Terseret Kasus Limbah

Senin, 20 Juli 2026 - 21:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sungai Ciujung tercemar limbah pabrik dan rumah tangga, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Ilustrasi Sungai Ciujung tercemar limbah pabrik dan rumah tangga, Dok (Ist/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Nama PT Cipta Paperia kembali mencuat dalam polemik pencemaran Sungai Ciujung di Kabupaten Serang. Perusahaan pengolahan kertas yang beroperasi di Kecamatan Kibin itu kembali menjadi sorotan setelah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten menemukan adanya pembuangan limbah saat melakukan pengawasan di sepanjang aliran sungai tersebut pada Juli 2026.

BACA JUGA :  Wali Kota Serang Wacanakan Royal Baroe Jadi Kawasan Chinatown

Temuan terbaru itu menambah daftar panjang persoalan lingkungan yang pernah menyeret perusahaan tersebut. Sebelumnya, PT Cipta Paperia telah dinyatakan bersalah dalam perkara pencemaran lingkungan dan dijatuhi hukuman denda Rp1 miliar oleh Pengadilan Negeri Serang pada Januari 2026.

Kepala DLHK Banten Wawan Gunawan mengakui perusahaan tersebut bukan kali pertama menjadi perhatian otoritas lingkungan.

“PT Cipta Paperia ini yang selalu bermasalah. Persoalan seperti ini bukan baru kali ini ditemukan,” kata Wawan saat dikonfirmasi terkait hasil pengawasan Sungai Ciujung, Senin (20/6/2026).

Menurut Wawan, pengawasan yang dilakukan DLHK Banten terhadap PT Cipta Paperia dan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) menemukan adanya limbah yang dibuang ke aliran Sungai Ciujung.

BACA JUGA :  Sidak DCKTR Tangsel Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Pembangunan Gedung di Serpong

“Hasilnya memang ada limbah yang dibuang,” ujarnya.

Editor : Andre Sopian

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027
Dinkes Kabupaten Serang Salurkan Masker bagi Warga Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Tabrakan dengan Truk Boks di Depan KP3B, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Selasa, 8 September 2026 - 22:30

Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK

Selasa, 8 September 2026 - 22:00

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page