Riwayat Pencemaran Sungai Ciujung: PT Cipta Paperia Berulang Kali Terseret Kasus Limbah

Senin, 20 Juli 2026 - 21:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sungai Ciujung tercemar limbah pabrik dan rumah tangga, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Ilustrasi Sungai Ciujung tercemar limbah pabrik dan rumah tangga, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Kasus tersebut bermula dari hasil pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada November 2024. Saat itu petugas menemukan aktivitas penimbunan limbah padat di sempadan Sungai Ciujung dan lahan belakang perusahaan tanpa izin yang sah.

Limbah yang ditimbun didominasi sampah plastik hasil proses produksi daur ulang kertas. Luasan area penimbunan mencapai sekitar 0,4 hektare dengan volume diperkirakan mencapai 13.000 meter kubik.

BACA JUGA :  Kabupaten Serang Siaga Nataru: Wabup Najib Hamas Pastikan Ambulans Hidup & Gizi Terjamin!

Majelis hakim dalam pertimbangannya menyatakan aktivitas dumping limbah tersebut menyebabkan kerusakan tanah dan lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sungai Ciujung merupakan salah satu sungai terpanjang di Provinsi Banten yang menjadi sumber air bagi masyarakat, pertanian, perikanan, hingga kawasan industri.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, sungai ini berulang kali dikeluhkan warga karena perubahan warna air dan munculnya bau menyengat, terutama saat musim kemarau.

BACA JUGA :  Pokir 2027 Disahkan! DPRD Cilegon Titip Aspirasi ke RKPD

Temuan terbaru DLHK Banten serta rekam jejak hukum PT Cipta Paperia menunjukkan persoalan pencemaran Sungai Ciujung belum sepenuhnya terselesaikan.

Editor : Andre Sopian

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga
Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut
Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah
Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih
DLHK Banten Temukan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciujung, PT Cipta Paperia Disorot
LPTQ Tangsel Kantongi Hibah Rp22 Miliar, Mengapa Prestasi MTQ Tak Kunjung Naik?
Kadinkes Banten Viral Lagi, Pengamat Sarankan Konsultasi ke Psikiater

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:57

Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:25

Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:37

Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:03

Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih

Berita Terbaru