Pemprov Siapkan Skenario Antisipasi Penurunan Pendapatan pada APBD Banten 2027

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

Pemprov juga memastikan efisiensi anggaran akan lebih dulu diarahkan pada belanja operasional dan belanja yang dinilai kurang produktif sebelum menyentuh program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Arahan sangat jelas bahwa efisiensi dilakukan terlebih dahulu pada belanja operasional dan belanja yang kurang produktif, sehingga program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” kata Rina.

BACA JUGA :  Polda Banten Kerahkan 3.972 Personel Amankan Mudik Lebaran, Operasi Ketupat Maung Digelar 13 Hari

Terkait struktur pendapatan daerah, Rina mengakui APBD Banten masih ditopang oleh dua sumber utama, yakni PAD dan dana transfer dari pemerintah pusat. Namun, menurut dia, perubahan postur APBD tidak semata-mata dipengaruhi oleh besaran transfer pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dinamika APBD tidak hanya dipengaruhi dana transfer, tetapi juga perkembangan PAD serta kebijakan fiskal nasional. Karena itu Pemprov terus berupaya memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD,” ujarnya.

BACA JUGA :  Prabowo; Gerindra-PDIP Kaka Adik, Gak Boleh Berkoalisi

Rina menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menjaga kesehatan fiskal daerah secara prudent, transparan, dan akuntabel. Menurut dia, pelayanan kepada masyarakat dan program pembangunan prioritas akan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam penyusunan APBD 2027.

“Bagaimanapun kondisi APBD, pelayanan kepada masyarakat dan program prioritas tetap menjadi fokus utama kami,” kata Rina.

BACA JUGA :  Dua Remaja Ditelan Ombak di Pesisir Cinangka Serang, Satu Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page