TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten belum memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Meski demikian, Pemprov mulai menyiapkan sejumlah skenario fiskal untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan pendapatan daerah yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Rina Dwiyanti, mengatakan penyusunan APBD 2027 masih berlangsung dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Proyeksi APBD 2027 masih dalam proses penyusunan. Pemprov Banten menggunakan prinsip kehati-hatian dengan mendasarkan pada tren pendapatan daerah, kondisi ekonomi, serta kebijakan fiskal nasional. Besaran APBD akan sangat bergantung pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kebijakan transfer dari pemerintah pusat,” kata Rina saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).
Pernyataan tersebut muncul di tengah tren penurunan postur APBD Banten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, APBD Banten tercatat sekitar Rp11,8 triliun, kemudian relatif stagnan pada 2025 sebelum turun menjadi sekitar Rp10,1 triliun pada 2026.
Terkait pernyataan Wakil Gubernur Banten yang sebelumnya menyebut adanya potensi penyesuaian postur APBD hingga sekitar Rp1 triliun pada 2027, Rina menegaskan angka tersebut masih bersifat simulasi awal.
Menurutnya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih melakukan pendalaman terhadap berbagai asumsi makro ekonomi dan kebijakan pemerintah pusat yang akan memengaruhi kemampuan fiskal daerah tahun depan.
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








