Pemprov Siapkan Skenario Antisipasi Penurunan Pendapatan pada APBD Banten 2027

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten belum memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Meski demikian, Pemprov mulai menyiapkan sejumlah skenario fiskal untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan pendapatan daerah yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Rina Dwiyanti, mengatakan penyusunan APBD 2027 masih berlangsung dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Proyeksi APBD 2027 masih dalam proses penyusunan. Pemprov Banten menggunakan prinsip kehati-hatian dengan mendasarkan pada tren pendapatan daerah, kondisi ekonomi, serta kebijakan fiskal nasional. Besaran APBD akan sangat bergantung pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kebijakan transfer dari pemerintah pusat,” kata Rina saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

BACA JUGA :  Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak

Pernyataan tersebut muncul di tengah tren penurunan postur APBD Banten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, APBD Banten tercatat sekitar Rp11,8 triliun, kemudian relatif stagnan pada 2025 sebelum turun menjadi sekitar Rp10,1 triliun pada 2026.

Terkait pernyataan Wakil Gubernur Banten yang sebelumnya menyebut adanya potensi penyesuaian postur APBD hingga sekitar Rp1 triliun pada 2027, Rina menegaskan angka tersebut masih bersifat simulasi awal.

BACA JUGA :  Tirta Al Bantani Masuk Bisnis AMDK, Pelayanan Air Bersih ke Masyarakat Berkurang?

Menurutnya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih melakukan pendalaman terhadap berbagai asumsi makro ekonomi dan kebijakan pemerintah pusat yang akan memengaruhi kemampuan fiskal daerah tahun depan.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page