Air Mata Hafidz Pecah, Program Sekolah Gratis Selamatkan Mimpinya untuk Tetap Bersekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Namun, harapan untuk melanjutkan pendidikan sempat pupus setelah ia tidak lolos seleksi masuk SMA Negeri 6 Pandeglang melalui jalur domisili.

“Saya sempat bingung mau sekolah di mana,” katanya.

Kondisi itu membuat ayahnya khawatir. Dengan penghasilan sebagai buruh bangunan, menyekolahkan Hafidz di sekolah swasta bukan perkara mudah.

Harapan kembali muncul ketika seorang teman memberi tahu bahwa SMK PGRI Pandeglang menjadi salah satu sekolah peserta Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi Banten. Informasi itu segera disampaikan kepada sang ayah, sementara proses pendaftaran dibantu pamannya.

Kini Hafidz resmi menjadi siswa baru SMK PGRI Pandeglang. Keluarganya hanya perlu menanggung biaya perlengkapan sekolah, sementara biaya SPP ditanggung melalui program tersebut.

BACA JUGA :  Dua Remaja Ditelan Ombak di Pesisir Cinangka Serang, Satu Ditemukan dalam Kondisi Lemas

“Program ini sangat membantu keluarga saya. Ayah sekarang bisa lebih fokus bekerja karena tidak lagi memikirkan biaya sekolah saya,” ujarnya.

Sebelum kembali bekerja ke Tangerang, sang ayah selalu berpesan agar Hafidz belajar dengan sungguh-sungguh, tidak memilih-milih sekolah, menjaga adiknya, serta bergaul dengan lingkungan yang baik.

Saat diminta menyampaikan pesan kepada ayahnya, suara Hafidz mulai bergetar.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Tanggung Seluruh Biaya Korban dan Rehabilitasi Rumah Korban Ledakan

“Buat ayah, semangat kerjanya. Jaga kesehatan. Semoga Allah selalu melimpahkan rezeki buat ayah,” katanya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page