Data Calon Siswa SPMB Hilang, Wagub Banten “Murka” Ancam Pecat Kepala Sekolah

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Negri 2 Kota Serang, Dok (Dir/Totalbanten.com)

SMA Negri 2 Kota Serang, Dok (Dir/Totalbanten.com)

“Tapi yang menilai kelayakan sertifikat atau yang lainnya itu pihak sekolah. Verifikatornya kan sekolah,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai hilangnya data calon siswa yang sebelumnya memiliki bobot nilai 6 dan sempat berstatus diterima sementara, Hirdan mengaku belum dapat memberikan penjelasan rinci.

“Coba nanti saya lihat dulu datanya,” katanya.

Kasus ini bermula dari keluhan seorang wali murid bernama Novi yang mempertanyakan hilangnya nama anaknya, NMH, dari sistem SPMB SMA Negeri 2 Kota Serang. Padahal, menurut Novi, anaknya sempat tercantum dalam daftar peserta yang diterima sementara melalui jalur prestasi.

Novi menyebut anaknya memiliki bobot nilai 6 dan berada pada peringkat 13. Namun saat pengumuman akhir, nama tersebut tidak lagi muncul dalam sistem. Ia juga mempertanyakan adanya peserta lain dengan bobot nilai lebih rendah yang justru dinyatakan diterima.

BACA JUGA :  IMC Minta Kejari Cilegon Serius Tangani Dugaan Korupsi Reses DPRD 2024-2025

Hingga kini, pihak SMA Negeri 2 Kota Serang belum memberikan penjelasan resmi terkait perubahan status peserta tersebut. Polemik ini pun menjadi sorotan karena menyangkut transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan siswa baru di sekolah negeri.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page