Data Calon Siswa SPMB Hilang, Wagub Banten “Murka” Ancam Pecat Kepala Sekolah

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Negri 2 Kota Serang, Dok (Dir/Totalbanten.com)

SMA Negri 2 Kota Serang, Dok (Dir/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah merespons polemik hilangnya nama seorang calon peserta didik dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 2 Kota Serang.

Dimyati menegaskan akan mencopot kepala sekolah apabila terbukti terjadi kesalahan atau human error dalam proses verifikasi dan seleksi.

Pernyataan itu disampaikan menyusul munculnya keluhan dari orang tua calon siswa berinisial NMH yang sebelumnya tercatat diterima sementara melalui jalur prestasi, namun kemudian namanya hilang dari sistem SPMB.

“Lapor ke saya nanti. Kalau kepala sekolahnya, kalau disitu terjadi human error atau kesalahan dari kepala sekolah, saya copot,” kata Dimyati kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Dimyati menegaskan Pemerintah Provinsi Banten tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan masyarakat dalam proses penerimaan siswa baru. Ia bahkan meminta warga yang merasa tidak mendapatkan keadilan untuk melaporkan langsung kepadanya.

BACA JUGA :  Hukum Jadi Ajang Kompromi? Walhi Kritik DPA Kasus Limbah B3 PT Crown Steel

“Pokoknya kalau ada yang merasa mendapat ketidakadilan, lapor ke Wakil Gubernur. Saya sikat beneran,” tegasnya.

Menurut Dimyati, sistem penerimaan peserta didik harus dibangun di atas prinsip keadilan dan transparansi. Ia mengingatkan agar tidak ada ruang bagi praktik titipan dari pihak mana pun, termasuk pejabat daerah maupun anggota legislatif.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page