Selain sewa hotel, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk sewa gedung pertemuan sebesar Rp2,21 miliar, sewa gudang Rp210 juta, sewa gedung kantor Rp150 juta, sewa bangunan tempat kerja lainnya Rp75 juta, sewa gedung olahraga Rp29,8 juta, dan sewa bangunan kesehatan Rp6,2 juta.
Belanja sewa hotel yang fantastis ini tak sepenuhnya diserap oleh hotel-hotel yang ada di Kabupaten Serang. Berdasarkan penelusuran, sejumlah OPD kedapatan sering mengadakan rapat di hotel yang ada di luar daerah.
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Serang, Raden Faisal Rahmansah, mengingatkan bahwa arahan Bupati Serang sudah jelas, yakni memprioritaskan penggunaan hotel yang berada di wilayah Kabupaten Serang apabila kegiatan pemerintahan memang harus dilaksanakan di hotel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau memang masih ada alokasi kegiatan di hotel, ya hotel Kabupaten Serang. Arahan Bupati juga harusnya di Serang,” kata Faisal saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2026).
Menurut Faisal, Kabupaten Serang memiliki kapasitas hotel yang cukup untuk mengakomodasi berbagai kegiatan pemerintahan. Mulai dari kawasan Cikande, Anyer, Cinangka hingga Waringinkurung.
Karena itu, belanja pemerintah seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai instrumen penggerak ekonomi lokal.
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya