Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perekonomian Banten masih bergantung pada industri, meski daerah ini memiliki sawah dan perkebunan yang luas. (Dok/Total Banten)

Perekonomian Banten masih bergantung pada industri, meski daerah ini memiliki sawah dan perkebunan yang luas. (Dok/Total Banten)

Dominasi industri juga memperlihatkan ketimpangan spasial yang masih menjadi persoalan lama di Banten. Kawasan utara berkembang sebagai pusat manufaktur dan perdagangan, sementara wilayah selatan masih bergantung pada sektor primer.

Menurut Hady, ketimpangan pembangunan antara utara dan selatan Banten masih terlihat jelas. Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Tangerang Raya menikmati pertumbuhan ekonomi yang ditopang investasi industri, sedangkan Lebak dan Pandeglang masih mengandalkan pertanian dan perikanan.

Ia menilai industrialisasi yang berkembang selama ini belum sepenuhnya bersifat inklusif karena manfaat ekonomi belum terdistribusi secara merata ke seluruh wilayah.

“Ini menunjukkan masih lemahnya integrasi antara sektor industri dengan sektor pertanian dan perikanan. Padahal keterhubungan antarsektor sangat penting agar manfaat pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan lebih luas,” katanya.

Selain persoalan pemerataan wilayah, ketergantungan terhadap industri juga menyimpan risiko tersendiri. Ketika terjadi perlambatan ekonomi global, gangguan rantai pasok internasional, fluktuasi harga energi, maupun pelemahan nilai tukar, sektor industri menjadi salah satu yang paling rentan terdampak.

BACA JUGA :  Relokasi SDN Inpres Cikeusal Masuki Tahap Konstruksi, WSP Percepat Pembangunan Sekolah Pengganti

Apalagi sebagian industri pengolahan masih bergantung pada bahan baku impor sehingga sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi global.

Potensi Besar yang Belum Bernilai Tambah

Di sisi lain, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan justru mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi. Pada Triwulan I 2026, sektor ini tumbuh sekitar 17,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BACA JUGA :  Relokasi SDN Inpres Cikeusal Masuki Tahap Konstruksi, WSP Percepat Pembangunan Sekolah Pengganti

Meski demikian, pertumbuhan tersebut belum mampu mengubah struktur ekonomi secara signifikan karena nilai tambah yang dihasilkan masih relatif rendah.

Hady menilai persoalan utama sektor primer di Banten bukan terletak pada minimnya potensi, melainkan belum optimalnya proses hilirisasi.

Sebagian besar hasil pertanian dan perikanan masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonomi yang diperoleh petani dan nelayan relatif terbatas.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar
Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang
Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:05

Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:55

Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:47

Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51

Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Berita Terbaru