Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perekonomian Banten masih bergantung pada industri, meski daerah ini memiliki sawah dan perkebunan yang luas. (Dok/Total Banten)

Perekonomian Banten masih bergantung pada industri, meski daerah ini memiliki sawah dan perkebunan yang luas. (Dok/Total Banten)

Namun, nilai tambah yang dihasilkan sektor-sektor tersebut belum mampu mengimbangi dominasi kawasan industri yang terkonsentrasi di Tangerang Raya, Cilegon, dan Kabupaten Serang.

Dominasi Industri dan Struktur Ekonomi yang Terkonsentrasi

Dominasi sektor industri pengolahan tidak terlepas dari berkembangnya kawasan-kawasan industri strategis di Banten bagian utara dan tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas manufaktur di kawasan tersebut tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga menghasilkan nilai tambah ekonomi dalam skala besar dibandingkan sektor primer.

BACA JUGA :  PWI Serang Raya Kutuk Pengeroyokan Wartawan, Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus!

Di bawah industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, menjadi penyumbang terbesar kedua dengan nilai Rp18,81 triliun. Sektor ini juga mencatat pertumbuhan dari Rp17,84 triliun pada Triwulan I 2025.

Sektor konstruksi menyusul dengan nilai Rp14,73 triliun, meningkat dari Rp14,43 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan masih berlanjutnya aktivitas pembangunan infrastruktur dan properti di berbagai wilayah Banten.

BACA JUGA :  Tol Serang-Panimbang Tunggak Pajak di Tiga Daerah, Nilainya Fantastis!

Sementara itu, sektor real estate turut mencatat pertumbuhan menjadi Rp12,61 triliun dari sebelumnya Rp12,18 triliun. Aktivitas ini mengindikasikan masih adanya pergerakan pada pasar perumahan dan properti, terutama di wilayah penyangga Jakarta.

Pada kelompok jasa, sektor informasi dan komunikasi menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Nilainya mencapai Rp10,21 triliun, naik dari Rp9,71 triliun pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini sejalan dengan perluasan layanan digital, penggunaan internet, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis informasi.

BACA JUGA :  Satu Brimob dan Lima Pelaku Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH Jadi Tersangka

Sektor transportasi dan pergudangan juga mengalami peningkatan dari Rp8,48 triliun menjadi Rp9,65 triliun. Kenaikan ini erat kaitannya dengan meningkatnya mobilitas barang dan manusia yang menopang aktivitas perdagangan serta industri.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas
FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik
Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi
Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok
Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target
SPPG di Kabupaten Serang Capai 243, Sebagian Belum Punya Sertifikat Higiene
12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online, 400 Diantaranya Ajukan Sanggah
Kader Gerindra di Banten Dilaporkan Soal Investasi Emas, RM; Ngaku Tak Melakukan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:38

FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:01

Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 - 18:28

Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok

Senin, 28 September 2026 - 20:07

Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page