DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eki Baihaki Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang dok ; (Ipung)

Eki Baihaki Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang dok ; (Ipung)

Menurut Eki, peningkatan kredit macet menunjukkan perlunya evaluasi terhadap mekanisme pemberian kredit agar risiko gagal bayar dapat ditekan sejak awal.

“Kami sudah menekankan agar persyaratan pemberian kredit benar-benar matang. Jangan sampai kredit diberikan kepada debitur yang sejak awal berpotensi menjadi kredit macet di kemudian hari,” katanya.

Berdasarkan data yang dipelajari DPRD, sektor swasta menjadi salah satu penyumbang terbesar kredit bermasalah di BPR Serang. Banyak debitur berasal dari kalangan pekerja kontrak yang kehilangan sumber pendapatan setelah kontrak kerjanya berakhir.

Eki menjelaskan, pada awalnya pembayaran kredit berjalan lancar karena masih ada hubungan kerja dengan perusahaan. Namun ketika kontrak tidak diperpanjang, sebagian debitur kehilangan kemampuan untuk memenuhi kewajibannya.

“Salah satu penyumbang terbesar berasal dari sektor swasta. Banyak pekerja kontrak yang saat masih bekerja mampu membayar angsuran. Tetapi ketika kontraknya habis dan tidak diperpanjang, kemampuan membayarnya menurun sehingga kredit menjadi macet,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas

Selain faktor pekerja swasta, kredit bermasalah juga disebut berasal dari debitur yang mengalami perubahan status pekerjaan, termasuk pegawai yang berhenti bekerja.

Melihat tren kredit bermasalah yang terus meningkat, DPRD Kabupaten Serang berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPR Serang. Evaluasi tersebut mencakup efektivitas pengelolaan kredit hingga langkah penyehatan perusahaan.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskoumperindag Kabupaten Serang Paksa 154 Orang Pelaku UMKM dan Pengrajin Eceng Gondok Melek Digital
Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas
FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik
Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi
Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok
Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target
SPPG di Kabupaten Serang Capai 243, Sebagian Belum Punya Sertifikat Higiene
12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online, 400 Diantaranya Ajukan Sanggah
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:04

Diskoumperindag Kabupaten Serang Paksa 154 Orang Pelaku UMKM dan Pengrajin Eceng Gondok Melek Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:38

FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:01

Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 - 18:28

Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page