DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Eki Baihaki Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang dok ; (Ipung)

Menurut Eki, peningkatan kredit macet menunjukkan perlunya evaluasi terhadap mekanisme pemberian kredit agar risiko gagal bayar dapat ditekan sejak awal.

“Kami sudah menekankan agar persyaratan pemberian kredit benar-benar matang. Jangan sampai kredit diberikan kepada debitur yang sejak awal berpotensi menjadi kredit macet di kemudian hari,” katanya.

Berdasarkan data yang dipelajari DPRD, sektor swasta menjadi salah satu penyumbang terbesar kredit bermasalah di BPR Serang. Banyak debitur berasal dari kalangan pekerja kontrak yang kehilangan sumber pendapatan setelah kontrak kerjanya berakhir.

Eki menjelaskan, pada awalnya pembayaran kredit berjalan lancar karena masih ada hubungan kerja dengan perusahaan. Namun ketika kontrak tidak diperpanjang, sebagian debitur kehilangan kemampuan untuk memenuhi kewajibannya.

“Salah satu penyumbang terbesar berasal dari sektor swasta. Banyak pekerja kontrak yang saat masih bekerja mampu membayar angsuran. Tetapi ketika kontraknya habis dan tidak diperpanjang, kemampuan membayarnya menurun sehingga kredit menjadi macet,” ujarnya.

Selain faktor pekerja swasta, kredit bermasalah juga disebut berasal dari debitur yang mengalami perubahan status pekerjaan, termasuk pegawai yang berhenti bekerja.

Melihat tren kredit bermasalah yang terus meningkat, DPRD Kabupaten Serang berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPR Serang. Evaluasi tersebut mencakup efektivitas pengelolaan kredit hingga langkah penyehatan perusahaan.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang
Indonesia Butuh 456.000 Talenta Digital per Tahun, Pelatihan Vokasi Diperkuat
Urgensi Logo Baru Bank Banten di Tengah Potensi Belanja Baru
Wirasinga Juara Lomba Desa Kabupaten Pandeglang, Inovasi Opak Antar ke Tingkat Provinsi
10 Tahun Bank Banten; Pembayaran Pajak Digital Masih Numpang Bank BJB, Arus RKUD Bocor?
Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar
Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang
Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:41

Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang

Selasa, 1 September 2026 - 15:34

Indonesia Butuh 456.000 Talenta Digital per Tahun, Pelatihan Vokasi Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00

Urgensi Logo Baru Bank Banten di Tengah Potensi Belanja Baru

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:39

Wirasinga Juara Lomba Desa Kabupaten Pandeglang, Inovasi Opak Antar ke Tingkat Provinsi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:40

10 Tahun Bank Banten; Pembayaran Pajak Digital Masih Numpang Bank BJB, Arus RKUD Bocor?

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version