Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Grafis

Info Grafis

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Provinsi Banten memasuki babak baru dalam perjalanan demografinya. Di satu sisi, jumlah penduduk terus bertambah dan didominasi kelompok usia produktif.

Di sisi lain, proporsi penduduk lanjut usia mulai meningkat, menjadi sinyal bahwa daerah ini perlahan bergerak menuju struktur penduduk menua (ageing population).

Gambaran tersebut terekam dalam hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melalui Berita Resmi Statistik Nomor 29/05/Th.XX pada 5 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil survei menunjukkan jumlah penduduk Banten kini mencapai 12,58 juta jiwa. Besarnya populasi tersebut sekaligus menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi dengan dinamika kependudukan paling tinggi di Indonesia, didorong oleh pertumbuhan alami maupun mobilitas penduduk yang terus berlangsung.

Struktur umur penduduk Banten memperlihatkan dominasi generasi muda. Kelompok Milenial berusia 29–44 tahun menjadi kelompok terbesar dengan porsi 25,75 persen, disusul Generasi Z berusia 13–28 tahun sebesar 25,62 persen.

Sementara itu, kelompok Post Gen Z mencapai 20,20 persen, Generasi X sebesar 19,46 persen, Baby Boomer 8,43 persen, dan Pre Boomer hanya 0,54 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa lebih dari separuh penduduk Banten berada pada usia produktif. Kondisi ini menjadi modal penting bagi pembangunan ekonomi daerah apabila mampu diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan keterampilan tenaga kerja.

Info GrafisPotensi bonus demografi itu tercermin dalam angka rasio ketergantungan yang berada pada level 42,60. Dengan kata lain, setiap 100 penduduk usia produktif hanya menanggung sekitar 43 penduduk usia nonproduktif.Rasio yang relatif rendah ini menunjukkan bahwa beban ekonomi yang harus ditanggung kelompok produktif masih cukup terkendali.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing
Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum

You cannot copy content of this page