Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Grafis

Info Grafis

Namun, di balik peluang tersebut tersimpan tantangan baru. Persentase penduduk berusia 60 tahun ke atas kini telah mencapai 9,51 persen dari total populasi.

Angka itu mengindikasikan Banten mulai memasuki fase transisi menuju masyarakat menua, sehingga kebutuhan terhadap layanan kesehatan, perlindungan sosial, serta fasilitas ramah lansia akan semakin meningkat pada masa mendatang.

Dari sisi fertilitas, Banten mencatat Total Fertility Rate (TFR) sebesar 1,96. Angka ini menunjukkan rata-rata perempuan di Banten melahirkan sekitar dua anak selama masa reproduksinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara demografis, kondisi tersebut menandakan laju pertumbuhan penduduk mulai bergerak menuju tingkat yang lebih terkendali.

Penurunan tingkat kelahiran itu berjalan seiring dengan tingginya penggunaan alat kontrasepsi. SUPAS 2025 mencatat Contraceptive Prevalence Rate (CPR) mencapai 67,70 persen, yang berarti lebih dari dua pertiga pasangan usia subur memanfaatkan metode kontrasepsi dalam perencanaan keluarga.

Pada aspek kesehatan, indikator kematian bayi dan balita menunjukkan kondisi yang relatif baik meskipun masih memerlukan perhatian.

Angka Kematian Bayi (IMR) tercatat 12,94 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan Angka Kematian Balita (U5MR) berada pada level 15,13 per 1.000 kelahiran hidup.

SUPAS 2025 juga menggambarkan karakteristik sosial masyarakat Banten yang semakin terbuka dan terhubung. Rasio jenis kelamin tercatat sebesar 103, yang berarti terdapat sekitar 103 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing
Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:19

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page