72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Lansia berinisial Marnah (73) Yang tinggal di Rumah Tidak Huni (RTLH), Dok : (Pung/Totalbanten.com)

Seorang Lansia berinisial Marnah (73) Yang tinggal di Rumah Tidak Huni (RTLH), Dok : (Pung/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Matahari baru meninggi ketika Marnah (73) membuka pintu rumahnya di Kampung Pasir Padudukan, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Kamis (23/7/2026).

Rumah sederhana yang ditempatinya sejak kecil itu kini nyaris tak lagi layak disebut sebagai tempat tinggal.

Dinding rumah tampak kusam dan lapuk dimakan usia. Atapnya dipenuhi tambalan, sementara lantai yang lembap masih menyisakan genangan air bekas hujan. Bangunan itu berdiri rapuh di antara rumah-rumah lain yang kondisinya jauh lebih layak.

Selama lebih dari tujuh dekade, Marnah bertahan hidup di rumah tersebut. Rumah yang semestinya menjadi tempat berlindung justru menjadi sumber kecemasan setiap kali musim hujan datang.

“Saya tinggal di rumah ini sudah lupa berapa tahun. Sejak kecil sudah di sini, sejak bapak dan ibu masih ada. Kalau disamakan dengan umur saya, ya sudah lebih dari 72 tahun,” kata Marnah.

BACA JUGA :  Kaur Keuangan Desa Petir Serang Bawa Kabur Dana Desa Rp 1 Miliar, Program Infrastruktur Ambyar

Hampir tak ada bagian rumah yang benar-benar utuh. Dinding berlubang di sejumlah sisi, sementara atap bocor di banyak titik. Saat matahari terik, hawa panas langsung masuk ke dalam rumah. Sebaliknya, ketika hujan turun, air lebih dahulu menggenangi ruangan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page