Wagub Banten Bidik Lahirnya Master Catur Dunia dari ‘Tanah Jawara’

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Banten Bidik Lahirnya Master Catur Dunia dari 'Tanah Jawara' Lewat Ajang Turnamen Terbuka Catur Nonmaster Dimyati Cup

Wagub Banten Bidik Lahirnya Master Catur Dunia dari 'Tanah Jawara' Lewat Ajang Turnamen Terbuka Catur Nonmaster Dimyati Cup

Siswa Sekolah Alam Tangerang yang berkompetisi di kategori usia 8–12 tahun tersebut dinilai menjadi representasi masa depan catur cemerlang bagi Banten dan Indonesia.

“Nadiv adalah bibit unggul dari Banten yang berhasil menembus level dunia di usia yang sangat muda. Semoga prosesnya diberi kelancaran dan ia mampu membawa pulang gelar juara,” kata Dimyati.

BACA JUGA :  Total Banten Himpun Suara Publik Melalui Survei SPMB Banten 2026, Masyarakat Diajak Berpartisipasi

Ia juga berpesan kepada Nadiv agar tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan dengan aktif mengikuti berbagai turnamen, baik di dalam maupun luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi tersebut disambut baik oleh orang tua Nadiv, Hendriyanto. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan moral yang diberikan oleh Wagub Banten menjelang keberangkatan sang anak ke Eropa.

BACA JUGA :  Pembentukan Koperasi Pengelola Tambang Rakyat di Banten Belum Bisa Diwujudkan

“Nadiv menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia untuk kategori usia 8-12 tahun di kejuaraan dunia nanti. Dukungan ini sangat berarti bagi mental bertandingnya,” tutur Hendriyanto.

Meski bertajuk kategori non-master, magnet Turnamen Catur Dimyati Cup ini rupanya gaung hingga ke tingkat nasional.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page