Evaluasi Sekda Tangsel Dipersoalkan, Dinilai Cacat Administrasi dan Sarat Intrik Politik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Tangerang Selatan, Bambang Noertjahyo. (Dok)

Sekretaris Daerah Tangerang Selatan, Bambang Noertjahyo. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Polemik evaluasi kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan kembali mencuat. Proses evaluasi terhadap Bambang Noertjahyo, yang masa penugasannya sebagai Sekda disebut telah berakhir sejak 19 April 2026, dinilai bermasalah secara administratif dan berpotensi bertentangan dengan prinsip meritokrasi birokrasi.

Direktur Serikat Pegiat dan Aktivis Urusan Publik (Speakup), Suhendar, menilai proses evaluasi yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak berjalan sesuai ketentuan regulasi.

BACA JUGA :  Persija Tekuk PSM, Bhayangkara Menang Dramatis di Kediri

“Semangatnya agar melahirkan jabatan sekda yang sesuai dengan prinsip meritokrasi, yaitu menempatkan seseorang berdasarkan kelayakan, bukan karena faktor-faktor kronisme, patronisme, dan lain sebagainya yang nanti akan tidak mampu bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Suhendar, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memaparkan sejumlah dokumen administrasi yang menjadi dasar kritiknya. Mulai dari Keputusan Wali Kota Tangsel Nomor 133/Kep.84-Huk/2021 tentang pengangkatan Bambang Noertjahyo sebagai Sekda Kota Tangsel tertanggal 19 April 2021, hingga surat permohonan anggota tim evaluasi yang diajukan Pemkot Tangsel kepada Gubernur Banten pada 12 Februari 2026.

BACA JUGA :  Ikhtiar Demokrat Kabupaten Serang Perkuat Akar Rumput Lewat Pendidikan Politik

Permohonan tersebut kemudian dibalas melalui surat Gubernur Banten Nomor T-800.1.3.6/160/BKD/2026 tertanggal 27 Februari 2026 terkait penugasan anggota tim evaluasi kinerja dan kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Kota Tangsel.

Selanjutnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangsel mengajukan rancangan keputusan wali kota tentang tim evaluasi pada 6 Maret 2026. Namun, keputusan wali kota terkait pembentukan tim evaluasi baru ditetapkan pada 6 April 2026. Adapun laporan hasil evaluasi disampaikan kepada wali kota pada 27 April 2026.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat di Tangsel Bikin Bingung Siswa, Komisi V DPRD Banten Bakal Panggil OPD

Menurut Suhendar, rentang waktu tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola administrasi birokrasi.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16

Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:14

Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah

Berita Terbaru