TANGERANG – Program Sekolah Rakyat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, yang seharusnya menjadi solusi pendidikan, justru menuai kebingungan dan keluhan.
Hingga kini, pelaksanaan program yang dijadwalkan dimulai pada 15 Agustus itu masih belum jelas, membuat orang tua siswa resah dan bahkan memunculkan wacana untuk memindahkan anak-anak mereka ke sekolah swasta.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Ananda Trianh Salichan, angkat bicara terkait hal ini. Ia merespons cepat keluhan wali siswa dan berjanji akan segera mengambil tindakan tegas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita akan segera memanggil OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk melakukan rapat koordinasi kembali, membahas teknis pelaksanaan Sekolah Rakyat, sekaligus mencari solusi atas keluhan dari wali siswa. Persoalan ini harus segera kita jawab dengan solusi yang jelas,” tegas Ananda, Minggu (10/8/2025).
Meski mengakui adanya masalah, Ananda Trianh Salichan meminta wali siswa untuk bersabar dan tidak terburu-buru memindahkan anaknya ke sekolah swasta.
Ia menegaskan bahwa pihak DPRD berkomitmen penuh untuk mengawal agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera berjalan sesuai jadwal.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






