Gebyar Talenta Banten 2026, Panggung Prestasi dan Alarm Integritas Pendidikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:41

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gebyar Talenta Banten 2026, Panggung Prestasi dan Alarm Integritas Pendidikan

TOTALBANTEN, TANGGERANG- Ribuan pelajar memadati Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (9/5/2026). Di tengah gegap gempita kompetisi seni, olahraga, dan sains, Pemerintah Provinsi Banten menjadikan Gebyar Talenta Banten 2026 bukan sekadar ruang unjuk kemampuan siswa, melainkan juga panggung penegasan integritas pendidikan.

Pesan itu mengemuka saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti mengapresiasi peluncuran program sekolah aman dan nyaman yang digagas Pemprov Banten. Program tersebut disebut sebagai yang pertama di Indonesia.

“Ini adalah yang pertama se-Indonesia. Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur Banten beserta seluruh jajaran atas penyelenggaraan Gebyar Talenta Banten 2026 serta peluncuran sekolah aman dan nyaman,” ujar Abdul Mu’ti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang diikuti 3.416 siswa SMA, SMK, dan SKH dari seluruh kabupaten dan kota di Banten itu menjadi etalase berbagai talenta pelajar. Namun, di balik semarak acara, pemerintah juga menyoroti persoalan mendasar di dunia pendidikan, mulai dari budaya gratifikasi hingga praktik titip-menitip dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Gubernur Banten Andra Soni secara terbuka mengingatkan masih adanya praktik korupsi kecil atau petty corruption yang kerap dianggap lumrah di lingkungan pendidikan.

“Masih terdapat tindakan-tindakan korupsi yang dimulai dari skala kecil yang kita kenal dengan istilah petty corruption,” kata Andra.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru

Exit mobile version