Ia menilai kebiasaan memberikan imbalan kepada oknum tertentu dengan dalih ucapan terima kasih dapat berkembang menjadi praktik gratifikasi dan penyuapan.
Karena itu, Andra menegaskan agar seluruh pihak tidak melakukan ataupun memfasilitasi praktik titip-menitip dalam penerimaan siswa baru di sekolah negeri.
“Tidak boleh ada intervensi. Tidak boleh ada tekanan, kedekatan ataupun perlakuan khusus dalam SPMB,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa reformasi pendidikan tidak hanya menyentuh aspek akademik, tetapi juga tata kelola dan budaya birokrasi sekolah.
Di sisi lain, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya pendidikan yang memberi ruang setara bagi seluruh anak untuk berkembang sesuai potensinya.
Menurut dia, keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari capaian akademik, tetapi juga kemampuan sekolah dalam mendampingi bakat dan karakter peserta didik.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya