Pengamat Bongkar Alasan Neraca Perdagangan Banten Tertekan Hingga Ekspor Anjlok

Kamis, 9 April 2026 - 18:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Ekonomi Mengungkap Faktor Penyebab Angka Ekspor Anjlok di Provinsi Banten

Pengamat Ekonomi Mengungkap Faktor Penyebab Angka Ekspor Anjlok di Provinsi Banten

Ia menilai dominasi impor bahan baku dan barang modal dapat menjadi indikasi aktivitas industri yang masih akan tumbuh.

“Kalau impor didominasi bahan baku dan barang modal, itu tanda industri masih bergerak dan berpotensi berkembang,” katanya.

Meski begitu, ia mengingatkan potensi risiko jika impor didominasi bahan pangan.

“Kalau yang masuk bahan pangan, itu menunjukkan ketergantungan pada luar negeri dan lemahnya produksi domestik,” ujar dia.

Untuk meredam tekanan neraca perdagangan, Sutisna mendorong diversifikasi pasar ekspor. Selama ini, pasar utama seperti Tiongkok dan India dinilai perlu dilengkapi dengan penetrasi ke kawasan baru.

“Pasar ekspor harus diperluas ke negara-negara nontradisional, termasuk Amerika Selatan seperti Brasil dan Argentina, terutama yang tidak terlalu terdampak konflik Timur Tengah,” katanya.

BACA JUGA :  PWI Serang Raya Kutuk Pengeroyokan Wartawan, Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus!

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong inovasi dan daya saing produk lokal.

“Pemerintah perlu mendorong kreativitas dan inovasi agar produk dalam negeri mampu bersaing dan diminati pasar domestik maupun global,” ujar Sutisna.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senyum Bahagia 87 Pasien Katarak di Serang Kembali Melihat Dunia Berkat Operasi Gratis
9.000 Jamaah Haji Banten Menuju Mekkah
Revisi RTRW Kabupaten Serang: Antara Kepentingan Investor dan Sawah Dilindungi
Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula
Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal
Habiskan Rp. 3,84 Miliar, Jalan Majau-Mekarwangi Rampung
Sebanyak 7.122 Rutilahu Mandeg, Masalah Lahan ‘Tak Clear and Clean’ Jadi Batu Sandungan di Kabupaten Serang
Bupati Serang Percepat Penanganan RTLH di Sindangheula, Pastikan Hunian Layak dan Aman
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:55

Senyum Bahagia 87 Pasien Katarak di Serang Kembali Melihat Dunia Berkat Operasi Gratis

Kamis, 23 April 2026 - 18:58

9.000 Jamaah Haji Banten Menuju Mekkah

Rabu, 22 April 2026 - 23:27

Revisi RTRW Kabupaten Serang: Antara Kepentingan Investor dan Sawah Dilindungi

Selasa, 21 April 2026 - 15:15

Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula

Selasa, 21 April 2026 - 15:05

Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal

Berita Terbaru