Mendes Yandri Susanto Dorong Kolaborasi Desa dan Pusat Perbaiki Data Kemiskinan

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendes PDT Yandri Susanto saat memberikan sambutan. (Dok)

Mendes PDT Yandri Susanto saat memberikan sambutan. (Dok)

“Nah, oleh karena itu kuncinya ada di kolaborasi. Tidak bisa kita melakukan ego sektoral atau merasa hebat sendiri. Tidak mungkin. Ya, maka mohon kerjasamanya terutama di level desa karena di NPRES nomor 4 tahun 2025 itu menteri desa langsung ditugaskan yaitu pemutahiran dan kata di tingkat desa. Ini adalah kata kunci ini,” kata Yandri.

BACA JUGA :  Mahasiswa Tahanan Aksi Ciceri Kirim Surat Perlawanan dari Balik Jeruji Besi

Ia menambahkan, Indonesia memiliki lebih dari 75 ribu desa sehingga akurasi data di tingkat desa menjadi kunci keberhasilan program pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial maupun program pembangunan.

Yandri juga mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi kepentingan pribadi maupun politik lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai yang berhak menerima bantuan justru tidak masuk data, sementara yang tidak berhak malah menerima. Pendataan harus dilakukan secara adil,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bapenda Kabupaten Serang Bahas Perubahan Perda yang Tak Masuk Propemperda 2026

Menurut Yandri, data yang akurat akan membantu pemerintah mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menekankan pembangunan dari desa

“Bila mana data benar, maka Republik ini menuju era emas tahun 2045, insyaallah tidak ada hambatan apapun,” pungkas Yandri.

Editor : Andre Sumanegara

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page