TOTALBANTEN.COM, SERANG — Yandri Susanto mengajak seluruh pihak berkolaborasi memperbaiki akurasi data sosial ekonomi masyarakat. Menurutnya pembenahan data tidak bisa dilakukan secara sektoral oleh satu kementerian atau lembaga saja.
Hal itu disampaikan Yandri dalam
kegiatan kolaborasi program prioritas pembangunan sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Bai Mahdi, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (12/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yandri mengatakan, selama ini pemerintah sering menghadapi perdebatan data karena masing-masing lembaga memiliki basis data berbeda.
“Dulu pengalaman kita, kalau bekerja sendiri-sendiri berat. Data juga berbeda-beda, ada dari BPS, dari Bappenas, dan dari berbagai sumber lain. Ketika ada persoalan, akhirnya kita berdebat dengan data,” kata Yandri.
Menurut dia, pemerintah pusat kini berupaya menyatukan rujukan data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirancang agar lebih akurat dan dapat diperbarui secara berkala.
Editor : Andre Sumanegara
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






