APBD Kabupaten Tangerang Rp8,6 Triliun, Jalan Maut Dibiarkan: Uang Rakyat ke Mana?

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tanggerang Mendesak Pemerintah Daerah Segera Melakukan Perbaikan Jalan Rusak di Pasar Kemis, Menyebabkan Empat Nyawa Hilang dalam 13 Hari.

Warga Tanggerang Mendesak Pemerintah Daerah Segera Melakukan Perbaikan Jalan Rusak di Pasar Kemis, Menyebabkan Empat Nyawa Hilang dalam 13 Hari.

Negara, dalam hal ini pemerintah daerah, dapat digugat karena kelalaian dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Dan setiap warga negara, organisasi masyarakat, dan utamanya pihak korban serta keluarga korban, bisa melaporkan pemerintah daerah tersebut,” katanya.

Ia menekankan, bahwa persoalan ini harus menjadi momentum evaluasi serius, bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang dipimpin oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

“Karena empat korban jiwa dalam 13 hari bukan angka kecil. Jika benar faktor jalan rusak dominan, maka ini sudah masuk kategori darurat keselamatan publik. Pemerintah tidak boleh menunggu korban berikutnya,” pungkasnya.

Namun demikian hingga berita ini ditulis, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, tidak memberikan tanggapan apapun terkait keluhan warga atas kondisi jalan yang rusak.

BACA JUGA :  Terdengar Ledakan, Listrik 600 Rumah di Pontang Serang Padam Hingga Truk Kontainer Ditahan

Padahal upaya konfirmasi melalui sambungan pesan whatsapp sudah, namun yang bersangkutan tak kunjung merespon.

 

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page