Perkim dan Disnsos Kabupaten Serang Belum Bisa Bantu Perbaiki Rumah Tak Layak Huni Nurjamal

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musbika Dan Pejabat OPD kabupaten serang meninjaw lokasi RTLH milik Nurjamal di cisait, Senin(9/2) Doc: Total Banten.

Musbika Dan Pejabat OPD kabupaten serang meninjaw lokasi RTLH milik Nurjamal di cisait, Senin(9/2) Doc: Total Banten.

Kepala Desa Cisait, Ajurum, mengatakan kondisi serupa tidak hanya dialami Nurjamal. Setidaknya terdapat lima rumah warga dengan kondisi tidak layak huni di wilayahnya.

Menurut dia, pemerintah desa telah berupaya mengajukan bantuan ke berbagai pihak, mulai dari Perkim, Baznas hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Namun, pengajuan tersebut terkendala status lahan yang bukan milik pribadi.

BACA JUGA :  Dinas Perkim Kab Serang Kelola Rp11,7 Miliar untuk Pengadaan Paving Blok

“Masalahnya sama, warga menempati tanah milik orang lain. Sementara Desa Cisait juga tidak memiliki tanah kas desa,” kata Ajurum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, saat ini muncul inisiatif dari warga untuk membantu pembangunan rumah secara swadaya. Pemerintah desa, kata dia, akan berupaya ikut berpartisipasi sesuai kemampuan dan kewenangan.

BACA JUGA :  Bupati Serang Kantongi Dukungan Kementerian PKP, 400 Unit RTLH Siap Direhabilitasi

Sebelumnya, kondisi rumah Nurjamal menjadi perhatian publik setelah diberitakan. Rumah berdinding anyaman bambu yang telah lapuk dengan atap berbahan welit yang bocor dinilai sudah tidak layak huni.

Meski demikian, hingga kini solusi permanen masih menunggu kejelasan status lahan dan kebijakan yang memungkinkan penanganan lebih lanjut.***

Penulis

BACA JUGA :  Pilu! 9 Tahun Bertahan di Rumah Rapuh, Nurjamal Hidup dengan Doa dan Ember Penadah Bocor

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page