Satgas juga akan turun langsung ke lingkungan masyarakat dengan skema penghargaan atau honor.
“Sekolah itu ada pendidikan formal dan nonformal. Semuanya kita sasar, dari PAUD hingga SMP,” katanya.
Budi mengatakan, Satgas Serang Mengaji beranggotakan lima orang inti, dengan struktur organisasi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta tokoh, masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh anggota dipastikan mampu membaca Al-Qur’an dan berkoordinasi langsung dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA). Ketua harian Satgas dijabat oleh Haji Nting.
Ia menyapaikan , program ini dijalankan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Bayangkan kalau kegiatan mengaji ini dilaksanakan dengan APBD. Tapi ini tidak. Kita punya aplikasi Serang Mengaji yang bisa diakses masyarakat dan akan di-launching. Warga yang mengunduh aplikasinya nanti cukup menunjukkan bukti download dan ada hadiah umrah,” ujar Budi.
Sementara, Ketua Badan Wakaf Al-Qur’an Provinsi Banten sekaligus Sekretaris Umum Satgas Serang Mengaji, Nana Sujana, menyampaikan bahwa pelantikan Satgas ini sejalan dengan program BWA.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






