Wajah Royal Baroe Serang dan Kelangsungan Hidup Pedagang

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah Royal Baroe yang di Tata Tahun 2025. (Foto. Dirhat)

Wajah Royal Baroe yang di Tata Tahun 2025. (Foto. Dirhat)

“Orang sekarang mau belanja kecil jadi pikir-pikir. Harus parkir dulu, jalan kaki. Dulu bisa langsung berhenti di depan toko,” ujarnya seusai rapat.

Menurut Dian, waktu sore hingga malam justru merupakan periode paling ramai, terutama pada hari kerja ketika warga pulang dari kantor. Ketika akses ditutup, arus pengunjung menurun drastis.

Ia menilai konsep penataan kawasan yang membatasi kendaraan lebih cocok untuk destinasi wisata, bukan kawasan perdagangan kebutuhan harian.

“Ini kan pertokoan. Orang datang memang mau beli, bukan sekadar jalan-jalan,” kata dia.

Rapat Penataan Royal Baroe dengan Pedagang. (Dirhat)

Sejumlah pedagang lain menyampaikan hal serupa. Mereka khawatir perubahan wajah kawasan tidak diikuti dengan perhitungan terhadap pola belanja masyarakat yang mengandalkan kemudahan akses.

Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan pengaturan jam buka-tutup kendaraan masih bersifat uji coba. Pemerintah, kata dia, belum menetapkan kebijakan final.

BACA JUGA :  KLH Gerebek Pabrik Udang PT Bahari Makmur di Serang, Diduga Terkontaminasi Zat Radioaktif

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar
Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Justru Naik
Duh! Kredit Bermasalah BPR Kabupaten Serang Tahun 2026 Tembus Rp30 Miliar
Ribuan Koperasi di Banten Didorong Sokong Program Strategis Nasional
Kenaikan Dolar Tak Tampak di Desa, Tapi Terasa dalam Sebungkus Tempe di Serang
Pemkab Serang Baca Arah Ekonomi Lewat Sensus Tahun 2026
BUMDes Cilayang Kembangkan Ternak Ayam Petelur, Pemasaran Masih Jadi Tantangan
Bulog Serang Pastikan Stok Beras Aman Lebih dari Tiga Bulan Jelang Idul Adha
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:18

Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:50

Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Justru Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 20:23

Duh! Kredit Bermasalah BPR Kabupaten Serang Tahun 2026 Tembus Rp30 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47

Ribuan Koperasi di Banten Didorong Sokong Program Strategis Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00

Kenaikan Dolar Tak Tampak di Desa, Tapi Terasa dalam Sebungkus Tempe di Serang

Berita Terbaru