Laga sejatinya dimulai dengan menjanjikan bagi pasangan Malaysia. Mereka sempat memimpin jauh 5-0 di awal gim pertama dan unggul 7-1 pada gim kedua.
Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Fukushima dan Matsumoto perlahan bangkit dan mendikte irama permainan. Pertahanan rapat yang biasanya menjadi senjata andalan Tan dan Thinaah kali ini rapuh menghadapi gempuran smes tajam ganda putri Jepang tersebut.
Thinaah mengakui bahwa kelemahan di sektor pertahanan menjadi faktor utama kegagalan mereka. Tekanan konstan yang dilancarkan Fukushima dan Matsumoto membuat mereka sulit mengembangkan pola serangan balik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski berstatus sebagai unggulan teratas, Tan dan Thinaah enggan terlarut dalam kekecewaan. Kegagalan di Hangzhou ini dipandang sebagai pelajaran penting sebelum memasuki kalender kompetisi 2026 yang akan segera bergulir dalam hitungan pekan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






