Operasional TPA Cipeucang Disegel KLH, Wali Kota Ajukan Diskresi Atasi Krisis Sampah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) tengah mengevaluasi pemenuhan sanksi administratif terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) tengah mengevaluasi pemenuhan sanksi administratif terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan.

Hanifah menjelaskan, Pemkot Tangsel menghadapi kendala teknis yang cukup pelik. Kegagalan rencana kerja sama pembuangan sampah ke Kabupaten Pandeglang ditengarai menjadi pemicu utama keterlambatan penyiapan infrastruktur landfill yang baru.

“Dan ini nanti akan kami laporkan kepada Bapak Menteri, sehingga kami berharap ini juga akan mendapat perpanjangan waktu sehingga ketika TPA ini benar-benar ditutup, ini benar-benar sudah proper,” katanya.

BACA JUGA :  KLH Minta Kerjasama Antar Daerah Dioptimalkan Atasi Krisis Sampah Tangsel

Meski demikian, permohonan diskresi tersebut tidak serta-merta menyelesaikan masalah secara instan. Hanifah menyebutkan, kapasitas ruang yang tersedia saat ini sangat terbatas, yakni hanya mampu menampung sekitar 427 ton per hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, total produksi sampah Kota Tangerang Selatan mencapai 1.127 ton per hari.

BACA JUGA :  Darurat Sampah Tangsel: TPA Cipeucang Kolaps, Kota Angrek Jadi Kota Sampah?

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing
Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:19

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page