Ilusi Ekonomi di Tengah Biaya Sosial: Menakar Ulang Wajah Hiburan Malam di Kota Serang

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anime Kepala Bapenda Kota Serang, Hari W Pamungkas. (GeminiAI)

Anime Kepala Bapenda Kota Serang, Hari W Pamungkas. (GeminiAI)

Karaoke keluarga, misalnya, harus benar-benar didefinisikan sebagai ruang hiburan yang ramah keluarga, tanpa minuman beralkohol, tanpa pemandu lagu, dan dengan jam operasional yang wajar.

Sementara kelab malam dan diskotek semestinya hanya berada di kawasan hotel dengan risiko menengah-tinggi, bukan di tengah permukiman warga.

Kota Serang juga tidak bisa mengabaikan konteks sosial dan kulturalnya. Nilai-nilai religius dan budaya lokal merupakan bagian dari modal sosial yang harus dijaga.

Kebijakan hiburan malam yang abai terhadap realitas ini hanya akan memicu resistensi publik dan konflik berkepanjangan.

Dalam teori ekonomi publik, dikenal prinsip polluter pays: pihak yang menimbulkan dampak negatif harus bertanggung jawab atas biaya yang ditimbulkannya.

Prinsip inilah yang seharusnya menjadi dasar pengelolaan hiburan malam. Tanpa itu, pertumbuhan ekonomi yang diklaim hanyalah ilusi—tampak menguntungkan di permukaan, tetapi meninggalkan beban sosial yang diwariskan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Teguh Ista'al Resmi Nahkodai Golkar Kota Serang, Terpilih Secara Aklamasi

Pada akhirnya, kebijakan tentang hiburan malam tidak boleh disandarkan pada keberanian melarang atau keberanian membiarkan.

Yang dibutuhkan adalah keberanian mengelola. Mengelola dengan data, dengan regulasi yang adil, dan dengan keberpihakan pada kepentingan publik jangka panjang.

Jika tidak, Kota Serang akan terus terjebak dalam paradoks pembangunan: sektor hiburan yang katanya menggerakkan ekonomi, tetapi diam-diam menggerogoti kualitas hidup warganya.

BACA JUGA :  Sambut Ramadan, Horison TC-UPI Serang Tawarkan Iftar Nusantara Berganti Menu Setiap Hari

 

 

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika PIP Berubah Jadi Kartu Undangan Kampanye Anggota DPR

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:39

Ilusi Ekonomi di Tengah Biaya Sosial: Menakar Ulang Wajah Hiburan Malam di Kota Serang

Minggu, 14 Desember 2025 - 02:24

Ketika PIP Berubah Jadi Kartu Undangan Kampanye Anggota DPR

Berita Terbaru