Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret, Warga Kampung Cigerem, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Tanam pohon Pisang Di jalan Rusak, (Doc: Totalbanten.com).

Potret, Warga Kampung Cigerem, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Tanam pohon Pisang Di jalan Rusak, (Doc: Totalbanten.com).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Warga Kampung Cigerem, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Melakukan Aksi simbolik menanam pohon pisang di sejumlah titik Jalan rusak yang sudah lama dibiarkan tanpa perbaikan.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan infrastruktur oleh pihak terkait atau pemeritah kota Serang.

Berdasarkan pantawan di lapangan, Jalan yang menjadi akses utama warga kini justru membahayakan, Lubang jalan semakin menganga, hingga genangan air saat hujan menutupi logakan.

Salah satu Anggota Gerakan Pemuda Masyarakat Pabuaran (GEMPUR), Muhidin, mengaku kondisi jalan semakin parah saat musim hujan. Lubang yang tertutup air kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara motor.

“Aktivitas warga pun terganggu, mulai dari berangkat kerja, sekolah, hingga keperluan sehari-hari lainnya” ujarnya muhidin kepada wartawan (17/2/2026).

BACA JUGA :  Bapenda Kab Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Pegawai Berpotensi Kantongi Rp33 Juta per Bulan?

Ia mengatakan, sebelunya jalan ini sudah dilaporkan dan di ajukan naun beum ada tindakan kongkrit dari pemerintah.

“Kerusakan jalan ini sudah lama kami laporkan, tapi belum ada penanganan serius. Kami tanam pohon pisang supaya lubangnya terlihat jelas dan tidak memakan korban, apalagi kalau hujan,” tutur Muhidin

Ia menambahkan, langkah tersebut terpaksa dilakukan sebagai peringatan agar kondisi jalan tidak terus diabaikan.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Lepas Armada Bantuan untuk Tangani Kerawanan Pangan

“Warga berharap aksi ini bisa membuka mata pemerintah daerah untuk segera turun tangan” katanya.

Masyarakat Kampung Cigerem meminta Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Mereka menegaskan, jalan yang aman dan layak merupakan kebutuhan dasar publik yang tidak seharusnya terus ditunda,” pungkasnya.***

Penulis

Editor : Engkos kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16

Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:14

Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah

Berita Terbaru