PBNU Terbelah Dua, A’wan NU KH Matin Syarkowi Ultimatum Pimpinan: Islah atau Mundur Demi Umat

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

A’wan PBNU KH Matin Syarkowi saat menyampaikan pandangannya terkait polemik dualisme kepengurusan PBNU di Kota Serang, Banten, Selasa, 16 Desember 2025

A’wan PBNU KH Matin Syarkowi saat menyampaikan pandangannya terkait polemik dualisme kepengurusan PBNU di Kota Serang, Banten, Selasa, 16 Desember 2025

KH Matin juga menyinggung alasan sebagian pihak yang menolak islah. Menurutnya, penolakan sering kali didasarkan pada dugaan bahwa ajakan islah berpihak pada salah satu kubu. Ia menilai dugaan semacam itu tidak cukup kuat untuk menutup pintu rekonsiliasi.

“Kalau masih dugaan, seharusnya yang didahulukan tetap islah. Menduga itu belum tentu benar,” ucapnya.

BACA JUGA :  Bapeksi Resmikan Posko dan Siapkan Beragam Program untuk Penguatan Ekonomi Desa

Dalam pandangannya, pimpinan NU harus menempatkan kemaslahatan organisasi dan jamaah sebagai prioritas utama. Ia mengingatkan, NU bukan milik individu atau kelompok tertentu, melainkan milik umat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau islah tidak diterima, dugaan itu justru semakin kuat. Dari situ muncul pemakzulan dan pengangkatan pejabat sementara. Akhirnya lahir dualisme,” ujarnya.

BACA JUGA :  PCNU Kota Serang Peringati Hari Santri Nasional 2025, KH Matin Syarkowi: Pesantren Sudah Berdiri Sebelum Republik Lahir

KH Matin menilai akar persoalan saat ini bukan semata soal prosedur organisasi, melainkan kegagalan untuk menjadikan islah sebagai prinsip utama. Tanpa kesadaran moral dari para pimpinan, konflik serupa berpotensi terus berulang.

“Saya berharap Rais Aam PBNU sadar, Ketua Umum PBNU sadar. Kalau tidak sadar semua, lebih baik mundur. Beri kesempatan kepada orang-orang yang benar-benar khidmah tanpa kepentingan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Horison Hotels Group Luncurkan Paket Iftar Ramadan 2026, Hadir di Seluruh Indonesia

Terkait wacana Muktamar Luar Biasa (MLB), KH Matin menyebut langkah tersebut bisa menjadi opsi, namun hanya relevan jika didahului oleh kesepakatan islah sebagai dasar rekonsiliasi.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratu Rachmatuzakiyah Tegaskan Komitmen Muslimat NU Banten untuk Umat
Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran
Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape
Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar
Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov
PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!
Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?
Oknum Jaksa Kejati Banten Diduga Jual Aset Barang Bukti First Travel

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:31

Ratu Rachmatuzakiyah Tegaskan Komitmen Muslimat NU Banten untuk Umat

Sabtu, 18 April 2026 - 18:05

Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran

Sabtu, 18 April 2026 - 13:42

Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 10:11

Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov

Berita Terbaru