Disuntik Rp5,7 Triliun oleh Danantara, TPA Cilowong Jadi PSEL yang Siap Tampung Sampah dari Daerah Tetangga

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Sampah di Banten Menggila, Sehari Mencapai 8.000 Ton. (Foto; Istimewa)

Produksi Sampah di Banten Menggila, Sehari Mencapai 8.000 Ton. (Foto; Istimewa)

TOTALBANTEN.COM, SERANG — Kota Serang bersiap memasuki era baru pengelolaan sampah dengan disetujuinya Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong.

Proyek ambisius ini telah mendapat jaminan dukungan investasi raksasa dari Pemerintah Pusat melalui skema Danantara, senilai total Rp5,7 triliun.

Investasi ini bukan hanya momentum modernisasi pengelolaan sampah, tetapi juga pertaruhan besar dalam upaya penyediaan energi terbarukan di Banten.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, menjelaskan bahwa seluruh biaya pembangunan fisik PSEL, yang akan menggunakan teknologi pengolahan sampah modern, akan ditanggung penuh oleh Danantara.

Sementara itu, Pemkot Serang mengambil peran dalam penyediaan infrastruktur pendukung di tingkat daerah.

“Anggarannya dari APBD Kota Serang, kalau enggak salah Rp5 miliar untuk 5 hektare. Itu akan dilakukan tahun 2026 oleh Pemerintah Kota Serang,” ujar Farach Richi, Selasa (16/12/2025).

BACA JUGA :  DPUPR Banten Segel Reklame Ilegal di Kota Serang

Ketersediaan lahan TPSA Cilowong, yang saat ini diklaim sudah mencapai sekitar 23 hektare, dianggap cukup memadai untuk menampung proyek strategis ini.

Dilema Pasokan Sampah dan Janji PAD Rp 19 Miliar

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru