Simbol Kepatuhan di Balik Angka 80 Persen: Mengurai Filosofi Anugerah Pajak Kota Serang

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Malam Anugerah Pajak Daerah Kota Serang Sebagai Bentuk Apresiasi Penghargaan bagi Wajib Pajak

Malam Anugerah Pajak Daerah Kota Serang Sebagai Bentuk Apresiasi Penghargaan bagi Wajib Pajak

Untuk masyarakat yang masih konvensional, yang cenderung membayar tunai, Bapenda mengandalkan Pelayanan Pajak Keliling (Papeling).

Tahun depan, program ini akan diperkuat dengan nama baru: Mobil Carling (Cari Uang Keliling), yang akan menyusup lebih dalam ke wilayah pemukiman.

Sementara bagi wajib pajak yang sudah ‘semi-digital’, Bapenda menyiapkan skema Petugas Pemungut Dana Pajak (Pependak) di tingkat RT/RW.

Mereka menerima pembayaran tunai dari warga, namun penyetoran ke kas daerah dilakukan secara elektronik.

Dan untuk yang sudah adaptif terhadap teknologi, Hari Pamungkas memastikan channel pembayaran diperluas secara massif: integrasi dengan e-commerce seperti Bukalapak, Tokopedia, OVO, Dana, hingga gerai retail modern Alfa dan Indo.

Pada 30 November, data menunjukkan capaian sudah menyentuh 86,87%, atau senilai Rp 295 miliar dari target Rp 341 miliar di 2024. Dengan potensi besar dari lima sektor utama (Makan/Minum, PJU, PBB, BPHTB, dan PKB), Bapenda Serang telah menetapkan target ambisius: menembus Rp 423 miliar di tahun 2026.

BACA JUGA :  Menenun 'City of Heritage', Ikhtiar Pemerintah Kota Serang Memuliakan Sejarah dan Kreativitas

Malam Anugerah Pajak Kota Serang, pada akhirnya, adalah metafora dari kondisi perpajakan daerah: sebuah perjuangan panjang antara carrot (hadiah), stick (hukuman), dan proses paling fundamental: membangun kesadaran warga negara seutuhnya.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page