“Saya sudah lima periode menjadi anggota DPRD dan Banggar. Baru kali ini melihat pembahasan anggaran berlangsung seperti ini,” tutur Zaeni.
Penilaian ini setara dengan sebuah pukulan telak yang mengisyaratkan bahwa kepemimpinan TAPD saat ini mencetak rekor buruk dalam sejarah pembahasan anggaran Serang.
Zaeni mengingatkan filosofi kemitraan, Pemerintah Daerah dan DPRD adalah mitra kerja yang setara, bukan dua kubu yang saling buang-buang waktu di tengah jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika mitra kerja tak mampu membangun dialog, yang menjadi korban paling nyata adalah proyek dan program yang ditujukan bagi rakyat.
Program DPRD dalam Kotak Sampah?
Masalah komunikasi ternyata hanyalah permukaan. Kritik mendalam Zaeni menyentuh substansi: kebiasaan buruk TAPD yang mengubah program usulan DPRD sesuka hati di menit-menit akhir pembahasan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






