Potensi Retribusi Sampah di Kota Tangerang Diduga Menguap Rp129 Miliar

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Sampah di Banten Menggila, Sehari Mencapai 8.000 Ton. (Foto; Istimewa)

Produksi Sampah di Banten Menggila, Sehari Mencapai 8.000 Ton. (Foto; Istimewa)

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mencatat realisasi PAD retribusi kebersihan tahun 2024 hanya sebesar Rp20.684.903.068.

Namun, jika dihitung berdasarkan rata-rata tarif retribusi rumah tangga sebesar Rp25.031 per bulan, sesuai Perda dikalikan dengan asumsi 500.000 wajib retribusi rumah tangga, potensi pendapatan per tahun seharusnya mencapai Rp150.186.000.000,-

Namun realisasi sampah retribusi sampah yang diterima DLH Kota Tangerang pada realisasi tahun 2024 hanya Rp 20.684.903.068. Sehingga ada angka selisih sebesar Rp129,6 miliar.

Hal ini mengindikasikan adanya penguapan dana publik yang sangat besar. Perhitungan ini bahkan belum memasukkan wajib retribusi non-rumah tangga seperti kantor, pabrik, hotel, pasar, dll yang tarifnya jauh lebih tinggi.

Upaya konfirmasi mengenai jumlah SKRD yang dikeluarkan DLH kandas. Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi yang ditemui di Puspemkot Tangerang memilih bungkam dan menolak diwawancarai.

BACA JUGA :  Bandel Tak Bayar Pajak Hingga Ratusan Juta, Restoran Danau Abah Disikat Bapenda Kabupaten Tangerang

“Ngga, ngga, ngga, retribusi ngga,” katanya singkatnya. (Eks/Red)

 

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?
Sepeda Motor Anggota Ansor Hilang di BSD City, Pencuri Masih Burkeliaran
TPP ASN Tangsel Bikin Geleng-Geleng! Kelas Jabatan Sama, Duitnya Beda Jauh
Insentif Pemungutan Pajak di Bapenda Kab Serang Rp34 Miliar, Dianggarkan Tanpa Perbup Teknis
Bapenda Kab Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Pegawai Berpotensi Kantongi Rp33 Juta per Bulan?
Diresmikan Jadi Destinasi Wisata, Status Penguasaan Pulau Lima oleh Swasta Dipertanyakan
Sidak DCKTR Tangsel Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Pembangunan Gedung di Serpong
Belanja Makan Minum DPRD Pandeglang Rp 4 Miliar; Tak Proporsional dengan Kondisi Fiskal Daerah

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:25

Sepeda Motor Anggota Ansor Hilang di BSD City, Pencuri Masih Burkeliaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:57

TPP ASN Tangsel Bikin Geleng-Geleng! Kelas Jabatan Sama, Duitnya Beda Jauh

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:23

Insentif Pemungutan Pajak di Bapenda Kab Serang Rp34 Miliar, Dianggarkan Tanpa Perbup Teknis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:49

Bapenda Kab Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Pegawai Berpotensi Kantongi Rp33 Juta per Bulan?

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:03

Diresmikan Jadi Destinasi Wisata, Status Penguasaan Pulau Lima oleh Swasta Dipertanyakan

Berita Terbaru