Dinas Pariwisata Banten Dorong Sertifikasi Balawista, Wujudkan Wisata Air yang Aman dan Berdaya Saing

Rabu, 29 Oktober 2025 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Provinsi Banten, melaksanakan Program Pelatihan 
peningkatan kompetensi, dan sertifikasi 
balawista, di hotel Wira Carita.

Dinas Pariwisata Provinsi Banten, melaksanakan Program Pelatihan peningkatan kompetensi, dan sertifikasi balawista, di hotel Wira Carita.

Sementara itu, Ketua Umum Balawisata Nasional, Ade Ervin, menjelaskan bahwa kewajiban memiliki petugas keselamatan kini diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025, yang memperbarui aturan sebelumnya.

“Setiap pengelola wisata air, baik pantai, waterpark, maupun kolam renang, wajib memiliki petugas keselamatan. Tidak boleh ada lagi tulisan no lifeguard on duty di tempat wisata,” tegas Ade.

BACA JUGA :  Pulau Cangkir: Harmoni Religi dan Keindahan Bahari di Ujung Tangerang

Ia menambahkan, sertifikasi menjadi bentuk legalitas profesi Balawista yang memberi dasar hukum dalam menjalankan tugas penyelamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelatihan mengasah keterampilan, sertifikasi memberi pengakuan resmi. Dua-duanya penting,” ujarnya.

Ade menilai, kolaborasi antara Balawista Nasional dan Pemerintah Provinsi Banten telah memberi dampak positif terhadap keselamatan wisatawan dan citra pariwisata daerah..

BACA JUGA :  Ratu Amalia Hayani Dorong Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Balawista Banten

“Kalau wisatawan merasa aman, mereka akan kembali lagi. Dan semakin banyak wisatawan datang, ekonomi masyarakat pun ikut tumbuh,” kata Ade.

Menutup kegiatan, Linda Rohyati Fatimah menegaskan komitmennya agar Banten menjadi provinsi dengan wisata air paling aman di Indonesia.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru