Perusahaan-perusahaan ini disinyalir menjadi ‘anak emas’ yang diistimewakan dalam proses tender.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Dindikbud Banten belum membuahkan hasil.
Sementara Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Soerjo Soebiandono, mengaku akan berkomunikasi dengan Pokja Barjas terkait hal tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti kita konfirmasi lebih lanjut ke tim pokja yang bersangkutan, terimakasih infonya,” katanya. (Arp/Red)






