Sekolah Rakyat di Tangsel Bikin Bingung Siswa, Komisi V DPRD Banten Bakal Panggil OPD

Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi V DPRD Banten, Ananda Trianh Salichan Buka Suara Terkait Sekolah Rakyat. (Dokumentasi)

Ketua Komisi V DPRD Banten, Ananda Trianh Salichan Buka Suara Terkait Sekolah Rakyat. (Dokumentasi)

TANGERANG – Program Sekolah Rakyat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, yang seharusnya menjadi solusi pendidikan, justru menuai kebingungan dan keluhan.

Hingga kini, pelaksanaan program yang dijadwalkan dimulai pada 15 Agustus itu masih belum jelas, membuat orang tua siswa resah dan bahkan memunculkan wacana untuk memindahkan anak-anak mereka ke sekolah swasta.

BACA JUGA :  Aset Pengganti Kali Ciputat Belum Diserahkan Pengembang, Speak Up Minta Dasar Kepmen Dikaji

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Ananda Trianh Salichan, angkat bicara terkait hal ini. Ia merespons cepat keluhan wali siswa dan berjanji akan segera mengambil tindakan tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan segera memanggil OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk melakukan rapat koordinasi kembali, membahas teknis pelaksanaan Sekolah Rakyat, sekaligus mencari solusi atas keluhan dari wali siswa. Persoalan ini harus segera kita jawab dengan solusi yang jelas,” tegas Ananda, Minggu (10/8/2025).

BACA JUGA :  KLH Minta Kerjasama Antar Daerah Dioptimalkan Atasi Krisis Sampah Tangsel

Meski mengakui adanya masalah, Ananda Trianh Salichan meminta wali siswa untuk bersabar dan tidak terburu-buru memindahkan anaknya ke sekolah swasta.

Ia menegaskan bahwa pihak DPRD berkomitmen penuh untuk mengawal agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera berjalan sesuai jadwal.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos
Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:49

Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page