Bahkan informasi jadwal pelajaran dan arahan untuk belajar secara daring juga tak kunjung disampaikan dalam grup peserta didik Sekolah Rakyat.
Sementara orang tua Zeka, Netih mengancam, akan mendaftarkan putranya jika pada Jumat (15/8/2025) para pelajar Sekolah Rakyat tak kunjung masuk.
Sebab ia khawatir putranya tersebut akan tertinggal materi pelajaran apabila sekolah tak juga dimulai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini sudah dua Minggu nggak ada kejelasan, kalau seperti ini gimana nanti nasib sekolah anak saya. Mendingan pindah ke swasta,” ungkapnya. (Asn/Red)






