Polisi Ungkap, Utang Jadi Motif Tewas Supir Truk di Rest Area Bogeg

Senin, 2 Februari 2026 - 23:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supir Truk asal kecamatan Kapahiang, Bengkulu ditemukan Tewas tergantung di Bak mobil milinya, Minggu (1/2) ( Doc: Ist/Totalbanten).

Supir Truk asal kecamatan Kapahiang, Bengkulu ditemukan Tewas tergantung di Bak mobil milinya, Minggu (1/2) ( Doc: Ist/Totalbanten).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Polisi mengungkap persoalan utang menjadi motif di balik kematian Adi Ramdani (26), warga kapahiang, seorang sopir truk yang ditemukan meninggal dunia targantung di bak mobil miliknya di Rest Area Bogeg KM 68, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (1/2/2026) pagi.

Diketahui Korban ditemukan tergantung di bagian samping kiri bak truk, tepatnya di besi. Dengan Plat kendaraan BE 8105 ZX,

BACA JUGA :  Korsleting Listrik di Serang, Api Keluar dari Bawah Tanah PJU

Kapolresta Serang Kota, Kombes pol, Yudha Satria melalui Kapolsek Cipocok jaya, Akp Juwandi, membenarkan Kronologis Kejadian Berdasarkan keterangan saksi Kenek Korban RA (20) dan hasil awal di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut keterangan saksi RA, sebelum kejadian korban pernah menyampaikan beban hidup yang dialaminya, khususnya terkait masalah keuangan dan utang” Ujaranya kepada wartawan, Senin (2/2/2026)

BACA JUGA :  Pemkot Serang Gandeng LPK KJS Bidik 100 Pekerja ke Jepang

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
"Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami"

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page