Sejumlah parameter gas yang diperiksa, di antaranya IBaT, CH2, SO2, O2 dan H2S, berada dalam kondisi normal. Kadar oksigen tercatat sebesar 20,9 persen volume.
Meski demikian, Polda Banten belum menutup proses pemeriksaan. Sebanyak 12 sampel telah diamankan dari lokasi untuk menjalani identifikasi lebih lanjut guna mengetahui secara pasti kandungan dan karakteristik material yang ditemukan.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai respons atas laporan dan informasi masyarakat mengenai dugaan limbah di sekitar area persawahan Kampung Bayur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Polda Banten merespons setiap informasi masyarakat dengan langkah pemeriksaan di lapangan secara terukur. Dari hasil deteksi awal, kondisi udara di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan tidak ditemukan paparan bahan radioaktif yang melebihi ambang batas,” kata Maruli, Rabu (2/9/2026).
Menurut Maruli, adanya temuan Potasium-40 pada sejumlah sampel tidak serta-merta membuktikan adanya pencemaran radioaktif.
Sampel tersebut masih harus melalui proses identifikasi untuk memastikan kandungan serta karakteristik material secara lebih akurat.
“Beberapa sampel terdeteksi mengandung Potasium-40, namun untuk memastikan kandungan dan karakteristik material tersebut, sampel masih dilakukan identifikasi. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh,” ujarnya.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







