TOTALBANTEN.COM, JAKARTA – Malam yang semula dijalani Aniendya Hegel Pratama (20) untuk mengerjakan tugas berujung pada dugaan pengeroyokan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
Anak anggota DPRD Banten dari Fraksi PKB, Syarifudin Salwani, itu mengaku dipukul sejumlah orang hingga wajahnya berdarah, mengalami luka dan pembengkakan. Aniendya bahkan sempat kehilangan kesadaran.
Dalam laporan yang dibuat ke Polres Metro Jakarta Selatan, pria berinisial IRD tercatat sebagai terlapor bersama sejumlah orang lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/3374/VIII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.
Aniendya melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Menurut Syarifudin, kejadian tersebut bermula ketika anaknya berada di kawasan Ampera pada Selasa (25/8/2026) sore untuk mengerjakan tugas.
Sekitar pukul 23.00 WIB, Aniendya bertemu dengan seorang abang kelas yang datang bersama pacarnya. Dalam percakapan itu, nama IRD sempat disebut.
Aniendya, kata Syarifudin, tidak mengetahui bahwa perempuan yang datang bersama abang kelasnya tersebut merupakan keponakan IRD.
Beberapa waktu kemudian, persoalan tersebut disebut berlanjut. Sekitar pukul 01.00 WIB, Aniendya mendapat pesan dari IRD yang mempertanyakan pembicaraan mereka.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya