Jegal Lonjakan Pasien Hemodialisis, RSDP Tambah Alat HD dan Luncurkan Buku Kendali

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:15

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Direktur RSDP Deradjat Prawiranegara Rachmat Setiadi (dok;Ipung).

“Orang-orang yang sakit ginjal HD ini awalnya adalah dari sakit ginjal yang meningkat di usia-usia muda. Jadi, kita menyiapkan bukan untuk menambah pasien ber-HD, cuma kita meningkatkan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan itu,” kata Rachmat.

Tambah 10 Alat HD

Untuk memperkuat pelayanan, RSDP meningkatkan kapasitas fasilitas hemodialisis dari sebelumnya 30 menjadi 40 unit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain penambahan sarana, rumah sakit juga meluncurkan buku kendali pasien HD. Buku tersebut digunakan untuk membantu pemantauan pasien yang menjalani cuci darah secara berkala.

“Dalam menangkal peningkatan penyakit ginjal HD paling penting adalah peningkatan pelayanan terhadap pasien kita. Ini arahan dari Bupati untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan dan prasarananya. HD yang cuci darah itu ditingkatkan. Dari 30 tempat tidur, dari 30 alat sekarang menjadi 40 alat sampai 40 tempat tidur,” ujar Rachmat.

“Selain itu, kita membuat suatu inovasi agar supaya pasien itu selalu terkontrol dengan cara membuat buku kendali pasien untuk pasien HD, untuk pasien cuci darah,” lanjutnya.

RSDP selama ini juga menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien dari sejumlah daerah. Selain Kabupaten Serang dan Kota Serang, pasien juga datang dari Pandeglang hingga Lebak.

Namun, keterbatasan kapasitas membuat rumah sakit tidak dapat langsung menerima seluruh pasien yang membutuhkan layanan HD.

“Kita memang salah satu rumah sakit rujukan, jadi kita tetap menerima karena trennya menyeluruh di Indonesia, terutama di Banten. Tadi kita sudah wawancara juga, pasien banyak yang dari Kota Serang, Kabupaten Serang, lalu dari Pandeglang, dan Rangkas ada,” katanya.

Rachmat menjelaskan, dengan kapasitas 40 unit, pasien harus menyesuaikan dengan ketersediaan slot pelayanan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version