Rencana Pembangunan PLTS di Cigeulis Pandeglang Ditolak Warga, Kopi Nalar; Ingatkan Hal Ini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:03

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pembangunan PLTS di Cigeulis Pandeglang (Ilustrasi).

TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG – Rencana investasi PT Celebes Hidro Power untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Tarumanagara, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, menghadapi penolakan dari sebagian masyarakat.

Warga menyatakan tidak bersedia lahannya digunakan untuk proyek tersebut. Luas lahan yang disebut akan dibebaskan mencapai sekitar 311 hektare.

Penolakan itu ditegaskan bukan semata-mata karena persoalan harga atau besaran kompensasi. Warga menyatakan keberatan terhadap penggunaan lahan mereka untuk pembangunan PLTS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan persoalan harga ganti rugi. Bukan pula persoalan besarnya kompensasi. Sikap kami jelas: lahan tersebut tidak kami setujui untuk proyek PLTS,” kata perwakilan warga, Mahdum, kepada Total Banten, Jumat (14/8/2026).

Energi Bersih dan Hak Masyarakat

Founder Komunitas Olah Pikir Berbasis Nalar (Kopi Nalar), Engkos Kosasih, mengatakan rencana pembangunan energi terbarukan tersebut perlu dilihat dari kepentingan yang lebih luas. Sebab, PLTS dapat menjadi bagian dari transisi menuju energi bersih.

“Tetapi yang perlu diperhatikan bahwa pembangunan PLTS dalam skala besar memiliki konsekuensi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang perlu diperhitungkan oleh perusahaan sejak awal,” kata pria kelahiran Desa Tarumanagara tersebut.

Menurut Engkos, investasi yang berkelanjutan harus mampu mempertemukan kepentingan investor, pemerintah, masyarakat, dan lingkungan.

“Investasi berkelanjutan bukan hanya soal menghadirkan modal dan membangun proyek. Ada aspek sosial yang harus dihormati, termasuk keputusan masyarakat yang lahannya akan terdampak,” katanya.

Pria yang bergelut di industri media di Banten ini juga mengatakan, pembangunan energi bersih merupakan kebutuhan penting.

Penulis

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version