Kepala SPPG Kabur, Distribusi MBG Sukaratu 6 Pandeglang Terhenti

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPBNI Membahas SPPG Sukaratu 6 Pandeglang Berhenti beroprasi, Dok (Gun/Totalbanten.com)

PPBNI Membahas SPPG Sukaratu 6 Pandeglang Berhenti beroprasi, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Selain persoalan tersebut, PPBNI juga menerima informasi mengenai dugaan perilaku kepala SPPG yang dinilai tidak semestinya dilakukan. Informasi itu antara lain menyebut adanya dugaan konsumsi minuman beralkohol dan aktivitas judi daring.

Namun, informasi mengenai dugaan tersebut belum disertai penjelasan atau bukti yang dapat diverifikasi secara independen.

Khaerudin meminta Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk jajaran koordinator dan Satgas MBG, segera menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menilai terhentinya distribusi MBG berdampak langsung kepada anak-anak yang menjadi penerima manfaat.

“Jujur saya kaget, kok bisa kepala dapur kabur. Kalau benar ada persoalan minum-minum dan judol, ini harus ditindaklanjuti dengan serius oleh BGN,” ujarnya.

Menurut dia, keberlanjutan distribusi MBG penting bagi masyarakat di wilayah Gunung Karang, terutama keluarga yang secara ekonomi membutuhkan dukungan program tersebut.

“Ini menyangkut hak anak dari program pemerintah. Apalagi di daerah Gunung Karang ini terasa manfaatnya,” kata Khaerudin.

BACA JUGA :  Mendes Yandri Susanto Dorong Kolaborasi Desa dan Pusat Perbaiki Data Kemiskinan

Di tempat yang sama, Koordinator Kecamatan Majasari sekaligus Wakil Koordinator Wilayah SPPG Pandeglang, Fitra Riyanto, mengatakan pihaknya menerima baik kedatangan PPBNI. Menurut dia, masukan masyarakat diperlukan untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page