Ketika Rp55,47 Miliar APBD Banten Mengalir untuk Tenaga Ahli, Data Masih Samar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nus) Banten, membahas anggaran TA bersapa pejabat Provinsi Banten, Dok :(Totalbanten.com)

Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nus) Banten, membahas anggaran TA bersapa pejabat Provinsi Banten, Dok :(Totalbanten.com)

“Kami mendapatkan data untuk tenaga ahli di Setwan ada 673 orang dengan anggaran sebesar Rp19,294 miliar. Bagaimana ini kejelasannya?” kata Qolby saat audiensi di ruang Sekretaris DPRD Banten.

Menurut dia, mahasiswa tidak hanya mempertanyakan jumlah tenaga ahli dan besaran anggarannya. Mereka juga ingin mengetahui proses perekrutan, besaran pembayaran, latar belakang pendidikan, bidang keahlian, hingga identitas tenaga ahli yang menggunakan anggaran publik.

“Kami juga ingin tahu bagaimana mekanisme perekrutannya, pembayaran gajinya, keahliannya, pendidikannya, nama-namanya siapa saja. Karena ini untuk kepentingan publik agar transparansi informasi ini berjalan,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Banten Subhan Seriabudhi memberikan penjelasan berbeda. Menurut dia, data yang diterima BEM Nusantara dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten tidak sesuai dengan kondisi di Sekretariat DPRD.

“Tadi disebutkan ada 673 orang tenaga ahli, sebenarnya di DPRD hanya ada 204 tenaga ahli. Untuk anggarannya juga enggak sampai Rp19,294 miliar, tetapi hanya Rp16,270 miliar. Itu pun untuk 901 kegiatan,” kata Subhan.

Ia menjelaskan, keberadaan tenaga ahli disesuaikan dengan kebutuhan anggota DPRD dan prosesnya dilakukan melalui pembahasan serta evaluasi. Menurut dia, tenaga ahli di DPRD Banten juga harus memenuhi ketentuan pendidikan minimal strata satu.

BACA JUGA :  Daftar OPD Paling Banyak Serap Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Pemprov Banten

“Jadi tenaga ahli ini sesuai kebutuhan dari anggota DPRD Banten dan semuanya berdasarkan pembahasan dan evaluasi. Saya juga pastikan semua tenaga ahli di DPRD Banten pendidikannya minimal S1,” ujarnya.

Penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab pertanyaan mengenai bagaimana publik dapat memeriksa data tenaga ahli secara menyeluruh.

Jika terdapat perbedaan antara data anggaran yang tercantum dalam dokumen APBD dan data jumlah tenaga ahli yang disampaikan kepada publik, maka diperlukan penjelasan mengenai sumber data, dasar perhitungan, serta rincian kegiatan yang menjadi dasar pembayaran.

Rp55,47 miliar dan persoalan keterbukaan

BACA JUGA :  Pengamat Nilai APBD Banten 2026 Tak Pro Rakyat; Makan dan Minum Rp110 Miliar Bansos Rp18 Miliar

Persoalan di Sekretariat DPRD Banten menjadi bagian dari masalah yang lebih luas. Belanja tenaga ahli di lingkungan Pemprov Banten pada 2026 mencapai sekitar Rp55,47 miliar.

Angka tersebut meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2024, anggaran tenaga ahli sekitar Rp38 miliar. Setahun kemudian meningkat menjadi Rp52,38 miliar. Pada 2026, alokasi kembali bertambah menjadi Rp55,47 miliar.

Kenaikan tersebut terjadi ketika total APBD justru mengalami penurunan.
Pada 2024, APBD Banten sekitar Rp11,73 triliun. Angka itu turun menjadi Rp10,50 triliun pada 2025 dan kembali turun menjadi sekitar Rp10,27 triliun pada 2026.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page