Belanja Jasa Pemprov Banten Tembus Rp1,24 Triliun, Pendidikan hingga Tenaga Ahli Jadi Pos Anggaran Terbesar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:38

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Dokumen APBD Provinsi Banten, (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Di tengah tuntutan efisiensi belanja daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran Belanja Jasa mencapai Rp1,24 triliun dalam APBD 2026.

Berdasarkan dokumen rincian APBD, sebagian besar anggaran itu terkonsentrasi pada kelompok Belanja Jasa Kantor yang mencapai Rp815,98 miliar. Di dalamnya terdapat beragam kebutuhan operasional pemerintahan, mulai dari pembiayaan tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, tenaga ahli, hingga honorarium pengelola keuangan dan penyelenggaraan kegiatan.

Porsi terbesar masih diarahkan untuk mendukung layanan dasar. Belanja Jasa Tenaga Pendidikan menjadi komponen tertinggi dengan alokasi Rp180,72 miliar. Anggaran tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan pembiayaan sumber daya manusia pada sektor pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran bagi skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Nilainya tersebar pada beberapa kelompok jabatan, yakni guru sebesar Rp25,32 miliar, tenaga kependidikan Rp19,80 miliar, tenaga teknis Rp69,43 miliar, serta tenaga kesehatan Rp1,08 miliar.

Di luar skema PPPK paruh waktu, Belanja Jasa Tenaga Kesehatan juga masih menyerap anggaran besar, yakni Rp99,78 miliar. Besarnya alokasi pada dua sektor tersebut menunjukkan pendidikan dan kesehatan tetap menjadi fokus utama dalam belanja jasa pemerintah daerah.

Namun, perhatian juga tertuju pada belanja penunjang birokrasi. Salah satunya adalah Belanja Jasa Tenaga Ahli yang mencapai Rp55,47 miliar. Nilai tersebut menempatkan belanja tenaga ahli sebagai salah satu pos terbesar dalam kelompok jasa kantor.

Editor : Andre S Negara

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Gearing Ratio Jamkrida Banten Melebihi Ambang Batas OJK, Pemprov Suntik Modal Rp163,5 Miliar
Hamas Soroti Disinsentif Peternakan Kota Serang, Dasar Perhitungan Setoran Rp1,7 Miliar Dipertanyakan
Tukin ASN Banten Dipotong Sebulan, Ada yang Kehilangan Rp76,5 Juta!
Tunjangan Kinerja ASN Banten Dikurangi, Sekda : Protes Laporkan ke Saya
Dampak Pendapatan ‘Boncos’, ASN Banten Kehilangan Tunjangan Kinerja Satu Bulan
Bang Andra di Lebak Disorot, DPUPR Banten; Pengawasan Berjalan Temuan BPK Ditindaklanjuti
Komite Penyelamat SMPN 4 Kota Serang Minta Sekolah Bersejarah Tak Direlokasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:51

Gearing Ratio Jamkrida Banten Melebihi Ambang Batas OJK, Pemprov Suntik Modal Rp163,5 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:39

Hamas Soroti Disinsentif Peternakan Kota Serang, Dasar Perhitungan Setoran Rp1,7 Miliar Dipertanyakan

Jumat, 18 September 2026 - 11:09

Tukin ASN Banten Dipotong Sebulan, Ada yang Kehilangan Rp76,5 Juta!

Jumat, 18 September 2026 - 07:58

Tunjangan Kinerja ASN Banten Dikurangi, Sekda : Protes Laporkan ke Saya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version