Tak Puas Hasil Audiensi, BEMNus Laporkan Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten ke BPK

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM Nus Banten melaporkan belanja jasa tenaga ahli kepada BPK Perwakilan Banten. Dok : (Dir/Totalbanten.com)

BEM Nus Banten melaporkan belanja jasa tenaga ahli kepada BPK Perwakilan Banten. Dok : (Dir/Totalbanten.com)

“Laporan ini berangkat dari hasil audiensi yang kami rasa tidak memuaskan dan hanya bersifat normatif. Maka hari ini kami melayangkan surat kepada BPK Perwakilan Provinsi Banten agar mengkaji ulang dan mengevaluasi anggaran belanja tenaga ahli Pemerintah Provinsi Banten,” kata Yovan saat di temui di halaman kantor BPK Perwakilan Banten, Senin (3/7/2026).

BACA JUGA :  5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Ia menegaskan, apabila laporan tersebut tidak ditindaklanjuti, BEM Nus akan meningkatkan tekanan melalui aksi demonstrasi hingga membawa persoalan itu ke instansi pemerintah pusat.

“Kalau ini tidak digubris oleh BPK maupun Pemerintah Provinsi Banten, kami akan melakukan gerakan yang lebih ekstrim, turun ke jalan, bahkan membuat laporan ke instansi yang lebih tinggi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia mencontohkan anggaran bantuan sosial yang hanya sekitar Rp18 miliar diperuntukkan bagi ratusan ribu masyarakat Banten, sementara anggaran tenaga ahli mencapai Rp55,47 miliar.

“Hasil audiensi yang kami terima terasa janggal. Kami melihat anggaran bansos hanya sekitar Rp18 miliar untuk ratusan ribu masyarakat Provinsi Banten. Sementara anggaran Rp55,47 miliar justru diprioritaskan untuk tenaga ahli di sejumlah OPD. Menurut kami ini harus dikaji ulang karena setiap kebijakan seharusnya berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  1.000 Anak Yatim di Kabupaten Serang Sumringah Terima Santunan di Momen Nuzulul Qur'an

BEM Nus juga menantang Gubernur Banten beserta seluruh jajarannya membuka secara transparan data perencanaan dan penggunaan anggaran tahun 2026 kepada publik.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page